Tuesday, 23 April 2019

Libur Lebaran Tinggal di Villa


Hiruk pikuk daerah perkotaan dengan suara kendaraan, klakson, dan polusi suara lainnya membuat beberapa orang termasuk Saya berpendapat "kalau sudah liburan enaknya jauh dari kebisingan". Kesibukan masyarakat perkotaan setiap hari Senin – Jumat membuat mereka mencari ketenangan pada saat akhir minggu. Tidak heran lalu lintas ke daerah wisata akan padat pada akhir minggu.

Puncak

Siapa yang tidak kenal dengan daerah puncak, dengan segala kesejukan cuaca dan keasriannya. Kalau orang di Sumatera Utara punya Berastagi, maka orang Jakarta punya Puncak. Siapa yang tidak tahu kalau puncak punya banyak pemandangan yang diidam-idamkan masyarakat perkotaan. Saya dulu pernah tinggal di Jakarta 5 tahun saja sudah berkali-kali ke puncak. Setiap ada kesempatan pasti ke sana walau hanya sekedar makan jagung bakar dan melihat pemandangan.

Puncak sebenarnya merupakan wilayah wisata yang berada di kabupaten Bogor, dan sebagian kabupaten Cianjur. Wilayah di Provinsi Jawa Barat ini memiliki ketertarikan tersendiri karena cuacanya yang dingin dan pemandangan alamnya yang sejuk. Selain itu banyak juga tempat wisata yang ada di dalamnya. Mulai dari wisata yang berhubungan dengan air maupun dengan udara seperti paralayang.

Bagi sebagian masyarakat Jakarta menengah ke bawah, biasanya mereka akan pergi ke puncak beramai-ramai menggunakan sepeda motor. Penginapan yang mereka pilih pun biasanya hanya berupa motel atau hostel mengingat anggaran yang terbatas. Tapi bagi beberapa masyarakat yang menengah ke atas mungkin menginap di sebuah villa mungkin menjadi hal yang biasa. Hal ini mengingat sangat banyak villa disewakan di puncak dengan berbagai fasilitasnya.

Villa dan Fasilitasnya

Villa biasanya digunakan sebagai tempat tinggal sementara ketika seseorang berliburan di daerah wisata. Kebanyakan villa dibangun di daerah yang memiliki cuaca sejuk, berangin dan pemandangan yang indah. Daya tarik inilah yang membuat villa sering menjadi incaran penginapan saat liburan berasama keluarga besar.
Jalan-jalan bersama keluarga akan lebih menarik jika bisa tinggal di dalam satu rumah yang sama, meskipun dengan kamar yang berbeda. Dari pada menginap di hotel mewah sekalipun, penginapan berbentuk seperti villa dirasa lebih menyenangkan. Hal ini yang menyebabkan villa menjadi pilihan bagi mereka yang melakukan wisata bersama keluarga.

Fasilitas standar yang ada di villa biasanya hampir mirip dengan kondisi rumah pada umumnya, seperti beberapa kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, dapur, dan ruang makan. Selain itu juga terdapat beberapa fasilitas elektronik seperti televisi, water heater, kulkas, mesin cuci, dan water dispenser. Fasilitas standar ini mungkin bisa juga ditemukan jika menginap di hotel, namun arealnya yang lebih private membuat menginap di villa lebih digemari.

Fasilitas eksklusif yang ada di villa juga tidak kalah menarik dibandingkan yang ada di hotel berbintang lima sekalipun. Beberapa villa juga menyediakan kolam renang, area olah raga, dan taman hiburan. Bahkan ada juga villa yang menyediakan fasilitas kolam pancing, ataupun area untuk melaksanakan outbound. Daya tarik ini yang menyebabkan banyak masyarakat yang ingin ke puncak lebih memilih untuk sewa villa puncak daripada menginap di hotel puncak.

Pertimbangan di atas membuat Saya berpikir enaknya kalau lebaran nanti liburan ke puncak dan menginap di villa bersama keluarga besar. Semoga bisa tercapai, mengingat libur lebaran sebentar lagi. Mulai sekarang sudah harus melakukan persiapan mulai dari anggaran untuk tiket pesawat dan penginapan dan waktu yang harus disesuaikan dengan libur keluarga yang lainnya. Semoga waktunya klop jadi bisa liburan rame-rame dengan keluarga besar.

No comments:

Post a Comment